Kemaren ada kejadian "POLISI MATI DITIKAM WARGA".
Kejadiannya di Janepoto, Sulawesi.
Klo ga salah pangkat polisi itu cuma bripda.
Gw liat rekaman kejadiannya di berita.
Brutal! Amat sangat brutal!
Seperti biasanya masyarakat nyalahin polisi di kasus ini.
Yang jadi pertanyaan gw, "Sadar ga masyarakat klo di sini itu yang jadi korba TEWAS itu seorang polisi?!"
Itu kasus eksekusi tanah, karena tanah itu banyak penghuni liar yang jelas-jelas ngelanggar hukum.
Udah jelas ngelanggar hukum, diajak damai ga mau, terpaksa si empunya tanah minta tolong polisi.
Beginilah bangsa Indonesia, rasa-rasa mereka yang bener padahal udah jelas mereka melanggar hukum, awalnya diminta baik-baik malah ngamuk, emosi dan berusaha nyerang anggota.
Ngeliat sesuatu yang udah ga kekontrol, seorang anggota wajib ngasih TEMBAKAN PERINGATAN.
Fungsinya buat ngasih peringatan supaya kekacauan mereda dan semuanya tenanga.
Tembakan peringatan itu hanya berlaku satu kali, kalau ga mau tenang juga polisi berwenang buat nembak orang yang paling brutal.
Dikasih tembakan peringatan malah nusuk anggota sampai berarti sampai mati.
Itu sama aja minta ditembak di tempat namanya!! Masih untung dia cuma dipukulin, walau akhirnya dia mati.
Istrinya marah-marah ke polisi, bilang suaminya ga dirawat malah disiksa.
Si ibu ini ga mikir apa ya, nasib istri polisi itu? Apa istri polisi itu dendam? Ga kan?
Buat masyarakat luas, gw tau aparat di negara itu banyak yang busuk.
Apalagi kalau udah denger kata polisi.
Iya, memang banyak banget polisi yang busuk tapi ga semua kan?
Gw suka miris klo liat polisi yang harus jaga demo.
Kalian tau ga, polisi dari kesatuan samapta itu berapa banding berapa sama pendemo yang kedoknya membela kepentingan rakyat?
Kalian tau ga klo polisi2 itu dilemparin batu, air kencing, telor busuk, sampe tai basah pas lagi jaga dan mereka ga boleh marah sampai ada perintah dari atasan?
Coba dari pertanyaan itu kalian pikir lagi kenapa aparat bisa sekeras itu?
Demo-demo itu cuma tindakan orang-orang barbarian aja.
Ngapain mahasiswa demo, mending belajar yang bener biar bisa memperbaiki bangsa yang udah ancur ini.
Demo tuhi NATO!!
No Action Talk Only!!
Belum tentu yang demo-demo itu ga pernah korupsi uang buku atau uang bayaran dari orang tuanya?
Belum tentu klo mereka yang nantinya kerja di pemerintahan atau mungkin jadi polisi bisa tetep bersih?
Jangan hujat yang tua donk, mereka itu udah bau tanah, bentar lagi juga selesai hidupnya!
Mulai dari kita yang masih muda, kita yang harus mikir gimana caranya biar bisa jadi lebih baik dari tua-tua bangka bau neraka yang sekarang duduk di kursi pemerintahan.
Kita merdeka tapi kita juga punya hukum, punya aturan.
Jangan salahin aparat tapi sebaiknya memposisikan diri kalau kita jadi aparat dan wujudkan.
Sebel liat bintara yang suka ganjen atau polisi yang suka mintain duit?
Mikir donk sistem pendidikan buat calon-calon aparat biar mereka terdidik mentalnya juga.
NOW, SHUT YOUR FUCKING MOUTH AND TRY TO LOOK YOUR SELF!!
Kita sama-sama benahi diri kita trus benahi mental kita dan jangan nyalahi presiden karena dia bukan Tuhan yang bisa benerin negara yang udah ancur selama 32 tahun bahkan lebih, hanya dalam 5 tahun masa kerjanya.
Apa klo kita jadi dia kita bisa benahin Indonesia dalam 5 tahun? Klo bisa buktiin sekarang!!!
FOR GOD AND COUNTRY
ANGGI
nb: Gw bikin blog kaya gini bukan gara-gara gw pengen jadi polisi atau karena keluarga gw keluarga militer, gw bicara di sini sebagai mahasiswa yang sadar klo gw masih punya beban buat bikin tanah yang gw cintain ini lebih baik. Biar anak cucu kita nanti ga ikutan bobrok kaya kita. Makasih, maaf klo ada kata-kata yang menyinggung.